16/04/2012

Mengawas Kawan Sendiri


Oleh: Ronal Rifandi, S.Pd


Berawal dari telepon beliau di pagi hari meminta bantuan untuk mengawasi ujian mid semester pada mata kuliahTFV Kompleks. Tentu menjadi peluang tersendiri bagiku untuk mengisi hari ini dengan sesuatu yang bermanfaat, apalagi akhir-akhir ini waktu ku banyak yang tidak terisi dengan maksimal, walau tetap saja terasa kurang dan tidak cukup untuk melakukan hal-hal lainnya. Hari-hariku tersihir dengan penantian akan hasil dari proses seleksi beasiswa ku yang sebenarnya tidak banyak, hanya saja memakan waktu yang begitu lama. Dan this is it!!! I’m in the classroom now.
Tak ada yang special sebenarnya jika dilihat secara sekilas, sebab untuk hal awas mengawasi ini aku sudah sedikit ahli. Betapa tidak, kondisi terburuk dan lebih parah telah pernah kualami dalam hal bernama pengwasan sebuah ujian (di Indonesia). Tapi tidak demikian adanya kawan, saat ini ternyata aku menemukan beberapa wajah gaek yang setingkat dengan ku. Jujur saja agak kikuk juga jika harus mengawasi mereka. Secara psikologis akan mempengaruhi daya awas ku terhadap peserta ujian yang lainnya. Betapa tidak, aku belum bisa menghadapinya dengan maksimal, walau ya.. ternyata sekarang sudah hampir lewat 2/3 dari waktu yang tersedia kuhabiskan dengan istiqomah untuk duduk dan sesekali melewakan pandangan menyapu ke seluruh sudut ruangan. Ehm rada kikuk juga.. tapi ya sudahlah the show must go on. ^_^

 



(ini sebuah pengalaman sekitar bulan februari-maret 2012, lupa tanggal tepatnya, tapi baru sempat di post sekarang, ehm)

0 comments: